Sulitnya mendapatkan air bersih di wilayah desa Pangebatan pada musim kemarau ini membuat banyak warga berupaya keras memperolehnya. Termasuk pula SD Negeri Pangebatan.Hal itu menyebabkan pihak sekolah berusaha memenuhinya guna melayani kebutuhan air bersih bagi para siswa dan warga sekolah.
Sekolah mengajukan permohonan bantuan kepada PDAM untuk mendapatkan air bersih tersebut.Pengajuan permohonan itu dikabulkan pihak PDAM. Satu tangki air bersih pun tiba pada hari Minggu (14/7).”Kami berupaya hari ini harus ada air karena besok hari pertama masuk sekolah,” kata Marsiyem, salah satu guru SDN Pangebatan. ” Kasihan anak- anak jika di sekolah tidak ada air.””Sebenarnya pihak sekolah pun tengah mengupayakan pembuatan sumur bor. Namun hingga saat ini proses pengerjaan belum selesai,” tambah Riyadi selaku Kepala Sekolah.”Karena kebutuhan mendesak maka hari ini kami usahakan ada.”Menurutnya, sudah beberapa bulan ini air PAM tidak mengalir. “Air mengalir cuma saat malam hari. Itupun hanya berlangsung paling lama 3 jam sehingga tidak mencukupi kebutuhan.””Ini sangat mengganggu aktifitas kegiatan di sekolah karena anak- membutuhkan air bersih. Padahal siswa kami jumlahnya 438, sedangkan semalam hanya dapat beberapa liter air saja.”Dengan adanya bantuan itu dirinya berharap akan dapat melayani kebutuhan air bagi ansk- anak sampai pengerjaan sumur bor selesai(riy).