Pangebatan – Karangtaruna Kamandaka 2 Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas berhasil mengumpulkan 34 kantong darah pada penyelenggaraan donor darah sukarela Minggu malam, (29/7).

K

egiatan donor darah yang di gelar di Aula Balai Desa Pangebatan merupakan kegiatan rutin 3 bulan sekali hasil kerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas.

“Dari pukul 19.30 warga sudah mulai berdatangan untuk ikut mendonorkan darahnya, sampai Pukul 22.15 tercatat ada 47 orang yang datang untuk donor darah,” ujar koordinator donor darah sukarela Desa Pangebatan Irawan Endy Pratama.

Menurut dia, jumlah ini tergolong stabil dengan perolehan sebelumnya yang mencapai 36 kantong darah. Namun perolehan pada tahun ini sudah cukup meningkat, dibandingkan dengan tahun lalu dengan rata – rata perolehan 25 kantong darah setiap penyelenggaraan.

Kegiatan rutin donor darah ini pun sudah rutin dilaksanakan selama 2 tahun terakhir dan menjadi komitmen dari Karangtaruna Kamandaka 2 dalam program sosialnya.

“Sebetulnya banyak yang daftar, ada 47 orang pendaftar, namun ada beberapa orang yang gagal seleksi karena tidak memenuhi syarat kualifikasi yang telah ditentukan oleh PMI,” ujar Dita Septia Anggraeni salah satu panitia penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dita juga mengajak masyarakat untuk ikut mendonorkan darahnya di Balai Desa Pangebatan pada pelaksanaan donor darah selanjutnya. Menurutnya, 1 kantong darah dapat menyelamatkan 3 nyawa.

“Informasi dari PMI, satu kantong darah itu dapat menyelamatkan tiga nyawa karena pasokan darah dapat dipecah menjadi tiga komponen yaitu sel darah merah, plasma dan trombosit. Jadi akan banyak sekali nyawa yang tertolong dan banyak masyarakat yang tersenyum kembali dari kesedihan tentunya”, tambahnya.

Bagi sejumlah warga, kegiatan donor darah ini disambut positif. Karangtaruna sebagai organisasi sosial kepemudaan memang harus sering mengadakan aksi sosial.

“Kalau saya pribadi menyambut baik, apalagi saya merupakan pendonor rutin. Jadi karangtaruna harus sering-sering mengadakan kegiatan yang mengedepankan sosialnya,” ujar salah satu pendonor darah, Ilham (23 tahun).