PANGEBATAN-Komitmen mewujudkan Open Defecation Free (ODF) atau kondisi lingkungan bebas air besar sembarangan terus digaungkan oleh berbagai pihak termasuk pemerintah desa dan masyarakat Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas.Perwujudan itu dilaksanakan kembali dengan menggelar sosialisasi dan pertemuan antara elemen masyarakat dan pemerintahan desa Sabtu-Minggu (14-15/12).

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Pangebatan dan Agrowisata Karang Penginyongan, Cilongok dan dihadiri oleh pemerintah desa, BPD, Karangtaruna, kader PKK, Posyandu, Kader Kesehatan, kader KB dan unsur masyarakat lainnya.Kepala Desa Pangebatan, Agus Suroto mengatakan dengam kegiatan inilag diharapkan langkah nyata gerakan ODF makin terus dilaksanakan. Pasalnya tanpa kesadaran dan gerakan riil dari masyarakat maka mustahil Pangebatan DF bisa terlaksana.“Tanpa peran serta masyarakat, tak mungkin Pangebatan bebas buang air besar sembarangan bisa terwujud. Karena selain soal fasilitas, soal habit atau kebiasaan masyarakat yang bertahun buang hajat di sungai dan sebagainya perlu proses,” katanya.

Terkait fasilitas yang mendukung bebas buang air besar sembarangan itulah, Agus menyatakan pemerintah desa telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan fisik dan non fisik bidang kesehatan. Jambanisasi, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pengelolaan sampah adalah beberapa contoh bentuk konkret pembangunan fisik.“Sementara untuk kegiatan non fisik kali ini, menjadi bagian daripada itu. Makanya kami berharap dengan berbagai kegiatan inilah kami berharap derajat kesehatan warga Pangebatan makin meningkat,” jelasnya.

Komitmen Pangebatan Desa ODF Banyumas

Salah satu peserta kegiatan, Suryati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa. Ia berharap kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bisa dilanjutkan dengan aksi nyata di lingkungan masyarakat. Apalagi wilayah Kecamatan Karanglewas termasuk wilayah kecamatan yang tingkat ODF masih rendah.“Semoga kegiatan ini berlanjut dengan pendampingan oleh pemerintah desa ataupun kader kesehatan ataupun lainnya. Makanya kegiatan bisa menjadi bagian peningkatan kesejahteraan dan tingkat kesehatan masyarakat,” jelasnya.(Santo)