Pernah lihat alat penyiraman dan pemberi makan ternak otomatis yang bisa dikendalikan melalui ponsel pintar di gengaman kita. Ya, itulah salah satu hasil pemanfaatan teknologi ‘Internet of Things’ yang telah berkembang di luar negeri.
Di Indonesia juga sudah mulai ramai diperbicangkan, kabar gembira untuk warga Banyumas khususnya Pangebatan karena pelatihan Pemanfaatan IoT ini bakal digelar di Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, 3-5 September mendatang. Kegiatan ini terselenggara atas program Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Menurut Plt Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet Santoso, teknologi IoT ini adalah kenisyaan di saat kita memasuki era industri 4.0. Terkait hal itulah diharapkan melalui pelatihan di Pangebatan inilah nantinya akan muncul para
‘maker Internet of Things’ untuk mengatasi permasalahan
terkait teknologi di wilayah desa di Kabupaten Banyumas.
“IoT ini adalah inovasi untuk memudahkan pengendalian sistem
jaringan yang terhubung dengan internet agar memudahkan
pekerjaan manusia hanya dengan menggunakan ponsel pintar yang
ada dalam genggaman tangan,” katanya.
Kepala Desa Pangebatan, Agus Suroto mengapresiasi kepercayaan
dari Kementerian Kominfo RI dan juga jejaring Gerakan Desa
Membangun yang telah memberi kepercayaan kepada Pemdes
Pangebatan sebagai tuan rumah kegiatan pelatihan ini. Ia berharap pasca adanya pelatihan ini segera
ada tindak lanjut dan aksi riil dari para peserta yang ada
khususnya dari wilayah Desa Pangebatan.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan inilah, warga Banyumas
khususnya Pangebatan yang turut serta dalam kegiatan ini bisa
memberikan kontribusi nyata kepada desanya,” jelasnya. (Susanto-)