Siapa yang ingin menguasai masa depan maka kuasailah informasi. Perkataan futurolog Alfin Toffler ini terus berlaku hingga sekarang.

Siapapun itu, termasuk warga dan pemerintahan desa. Pemerintah desa didorong untuk bisa mengelola sistem informasi desa.

Mendatangkan pegiat media dari Puskom Media Purwokerto, sejumlah perangkat desa mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas di bidang teknologi informasi di Balai Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kamis (27/6). Dalam kesempatan itu diberikan materi berupa tentang Sistem Informasi Desa, pengelolaan website desa dengan basis data dari pemerintah desa. Ke depan direncanakan akan dibentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wujud pengelolaan informasi secara partisipatif bersama masyarakat.

“Kami rencanakan pelatihan ini akan berlanjuta untuk masyarakat khususnya generasi muda dan lembaga desa sehingga nantinya bisa turut menyukseskan pengelolaan informasi desa. Tidak mungkin pemerintah desa, bisa berjalan sendiri,” jelas Sekretaris Desa Pangebatan, Budi Susilo.

Dengan adanya website desa dan juga media sosial inilah, pemerintah desa berharap bisa mewujudkan keterbukaan informasi publik secara optimal untuk masyarakat. Selain itu dengan pemanfaatan teknologi informasi inilah, diharapkan potensi desa setempat dari bidang sumber daya alam, ekonomi, sosial budaya bisa dilaksanakan.

“Kami yakin dengan adanya teknologi informasi komunikasi di era 4.0 ini, semua bisa terwujud. Kami berharap dengan pemanfaatan website ataupun medias sosial ini, Pangebatan bisa dikenal positif oleh masyarakat tanpa sekat geografis dan sebagainya,” jelas Budi.