Orang tua diqjak berkeliling sekolah

PANGEBATAN.DESA.ID – Jika selama ini kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) hanya diperuntukkan bagi siswa baru, tahun pelajaran baru kali ini di SDN Pangebatan, Karanglewas, Kabupaten Banyumas ada yang berbeda. Selain PLS diperuntukkan bagi siswa, kepada orangtua siswa juga diberlakukan. Sejumlah 53 orang wali murid kelas 1 baru, Senin (15/7) diajak untuk mengenali lingkungan sekolah yang akan dijadikan tempat belajar putra-putri mereka.
PLS bagi orangtua dilaksanakan selama satu hari saja. Adapun bentuk kegiatannya adalah pengenalan terhadap lingkungan fisik dan non fisik. Dalam kegiatan pengenalan lingkungan fisik, para orangtua dikenalkan dengan berbagai sarana dan prasarana, guru, karyawan, dan lingkungan yang ada di sekitar sekolah. Sedangkan untuk pengenalan lingkungan nonfisik, mereka dikenalkan dengan program sekolah dan kegiatan lainnya.
Dalam kegiatan PLS sehari itu, selain diberi penjelasan di dalam ruangan, orangtua diajak kepala sekolah dan guru senior untuk mengenal lingkungan sekolah. Mereka diajak berkeliling sekolah untuk melihat-lihat dari dekat berbagai fasilitas yang ada di sekolah tersebut.
Beberapa tempat, sarana dan prasarana sekolah yang disaksikan secara dekat antara lain, sejumlah ruang kelas, ruang perpustakaan, tempat ibadah, gudang, toilet, ruang UKS, garasi, kebun sekolah, serta lingkungan sekolah lainnya. Selain itu, mereka juga di dikenalkan dengan fasilitas lain semacam peralatan drumband dan musik, sarana olah raga, peralatan pembelajaran, dan lain-lain.

Tujuannya adalah agar orangtua benar-benar mengenal lingkungan dan fasilitas sekolah yang ada dari dekat. Dengan begitu diharapkan mereka mengetahui kondisi sarana prasarana dan muncul ide, gagasan maupun usulan kepada sekolah untuk menata lingkungan serta memanfaatkan fasilitas yang ada. Jika kondisi memang tidak layak diharapkan pula mereka ikut mencari solusi dalam memperbaikinya.
Demikian pula pada masalah non fisik. Mereka dikenalkan dengan program dan kegiatan sekolah serta peraturan-peraturan yang ada. Tidak ketinggalan pengenalan visi, misi, dan tujuan sekolah pun dilakukan. Dengan begitu diharapakan orangtua akan memberikan masukan positif yang dapat membantu mengaktifkan dan memajukan putra-putri mereka di sekolah.
Di sela-sela kegiatan PLS itu orangtua juga diajak untuk mengikuti kegiatan parenting. Kegiatan parenting dengan narasumber Riyadi yang sekaligus Kepala Sekolah SDN Pangebatan, membahas tentang seringnya terjadi kekeliruan mendidik anak dan tuntutan prestasi belajar siswa yang berlebihan oleh orangtua.
Menurut Riyadi, tuntutan orangtua terhadap prestasi anak semakin hari semakin tinggi. Anak-anak dituntut untuk berprestasi di segala bidang dengan mengenyampingkan kemampuan mereka. Akibatnya sering terjadi kekecewaan berat jika anak mereka tak mampu memenuhinya. Anak-anaklah yang kemudian dipersalahkan.
Menurut Sumiarto, salah satu guru di sekolah itu, PLS bagi orangtua murid merupakan kegiatan yang menarik dan baru pernah dilakukan. ”Ini sangat bermanfaat bagi orangtua dalam membantu anak-anak untuk mengenalkan sekolah baru mereka,” katanya.
Apresiasi dari Orangtua
Beberapa wali murid yang ikut dalam kegiatan itu juga merasa senang. ”Saya baru kali ini mengalami kegiatan semacam ini,” kata Reni Haryati, salah satu wali siswa. ”Saya jadi bisa melihat kondisi sekolah dan fasilitas sekolah lebih dekat. Ini bisa menjadi gambaran kondisi sekolah anak saya nanti.”
Siti Rohimah, salah satu peserta PLS juga menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kegiatan itu sangat bagus dan langka. ”Kegiatan ini jarang dilakukan sekolah manapun. Saya sangat setuju dengan kegiatan seperti itu,” katanya.
Kedua peserta itu pun menyampaikan hasil pengamatannya. Mereka mengusulkan warung sekolah ditata dan lebih bersih lagi, mengingat banyak anak-anak yang membeli makanan atau jajanan. ”Tanah di sekitarnya sangat berdebu. Itu berbahaya bagi kesehatan makanan,” ucap Reni.
Menanggapi hal itu pihak sekolah sangat berterima kasih dan akan segera memperhatikan dan menanganinya. Dengan demikian sekolah merasa mendapatkan masukan positif dari kegiatan tersebut.

Sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang PLS bagi siswa baru, disebutkan tujuan kegiatan PLS di antaranya untuk mengenal potensi diri siswa, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif, mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah, serta menumbuhkan perilaku positif, kejujuran, kemandirian, saling menghargai, dan lain-lain.
Sebagai kegiatan pengenalan terhadap lingkungan sekolah baru bagi siswa baru maka dilaksanakanlah kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan. Dengan dasar itulah SD Negeri Pangebatan melaksanakan kegiatan tersebut. Hanya saja pihak sekolah melaksanakan kegiatan tersebut bagi orangtua siswa juga.
”Dari kegiatan ini sekolah berharap para wali siswa mengenal sekolah lebih dekat, dan menjadi keluarga, mitra sekolah untuk bersama-sama mendidik putra-putri mereka, sehingga sekolah menjadi semakin maju,” kata Kepala Sekolah. ”Di sisi lain kegiatan tersebut dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus mendekatkan hubungan baik antara wali siswa dan pihak sekolah, karena hubungan dan komunikasi kedua belah pihak sangat dibutuhkan.” (Riyadi,S.Pd. – Penulis buku Kita Guru yang Dinanti, Pegiat Literasi di KOMPAK)